Monday, April 24, 2017

Tips Merawat Hard Disk Internal

Tips Merawat Hard Disk Internal


Harddisk merupakan komponen yang berfungsi untuk menyimpan data digital anda. Terdapat dua jenis harddisk, yaitu harddisk eksternal dan harddisk internal. Harddisk eksternal adalah harddisk yang memerlukan konektor agar dapat tersambung dengan laptop atau PC anda. Sedangkan harddisk internal adalah harddisk yang ditanam di dalam laptop atau PC anda. Performa laptop atau komputer anda sangat dipengaruhi oleh kualitas harddisk anda. Apabila harddisk internal anda kerusakan, maka kinerja komputer anda akan menurun atau bahkan rusak.
Merawat harddisk menjadi hal yang penting, selain karena perannya terhadap kinerja komputer anda, harddisk juga memiliki harga yang cukup mahal. Beberapa harddisk memiliki harga hingga separuh dari harga laptop anda. Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan tips merawat hard disk anda dapat tahan lama dan tidak mudah rusak.
1.       Instal sebuah antivirus
Peran antivirus dalam menjaga performa harddisk sangatlah penting. Harddisk yang tidak memiliki antivirus akan rentan terkena virus ataupun malware yang dapat merusak dan menyebabkan umur harddisk anda menjadi lebih singkat. Sebelum terlambat, maka sebaiknya anda menginstall datu antivirus untuk menjaga komputer anda tetap baik.
2.       Lakukan disk defragment dan disk clean up secara rutin
Disk defragment merupakan penataan kembali urutan file dalam harddisk. Penataan yang dimaksud adalah penataan urutan data biner yang ada di harddisk. Defragment sebaiknya dilakukan sekitar satu hingga dua pekan sekali sehingga pembacaan data menjadi lebih cepat dan meringankan kerja harddisk anda.
Sedangkan disk clean up memiliki fungsi sebagai pembersih. Kadangkala saat anda menginstall suatu aplikasi akan tertinggal beberapa file sampah atau cache yang tidak berguna. Dengan melakukan disk clean up anda dapat menciptakan free space dan memberikan ruang lebih banyak kepada harddisk anda.
3.       Matikan laptop dengan benar
Ketika anda akan mematikan komputer atau laptop anda, biasakan untuk mematikannya melalui tombol shut down. Jangan mematikan laptop atau komputer anda secara paksa dengan menekan tombol power. Hal ini akan membuat harddisk anda shock karena proses yang sedang berjalan mati secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan harddisk anda menjadi bad sector.
4.       Uninstall program yang tidak dibutuhkan
Menabung program bukanlah sebuah langkah yang bijak untuk menjaga performa harddisk anda. Semakin banyaknya data yang menumpuk dalam harddisk akan membuat kerja harddisk anda menjadi semakin berat.
5.       Berikan ventilasi yang cukup
Biasakan untuk menggunakan alas yang datar dan keras saat memakai laptop anda. Permukaan yang lembut atau menutupi ventilasi laptop anda akan menjadikan laptop anda menjadi cepat panas dan dapat menyebabkan harddisk anda cepat rusak dan mengalami hang.
6.       Jaga kapasitas harddisk tidak terlalu penuh

Kapasitas harddisk yang terlalu penuh dapat menyebabkan kinerja harddisk anda menjadi berat sehingga menyebabkan laptop anda menjadi lambat atau sering hang. Khususnya apabila kapasitas drive C anda terlalu padat. Pada umumnya, harddisk internal anda akan dipartisi sebelum anda mulai melakukannya. Namun jangan mempartisi harddisk anda hingga lebih dari 3 partisi. Biasakan untuk menyimpan file anda pada drive D atau dan file lainnya pada drive E. Dan khususkan drive C anda hanya untuk system.
Baca selengkapnya