Monday, December 5, 2016

9 Spot Menarik di Ujung Genteng yang Menjadi Tempat Hunting Favorit Para Fotografer


Pantai Ujung Genteng menjadi salah satu tujuan wisata pantai yang populer. Pantainya masih bersih dan alami, serta memiliki keunikan di mana terdapat penangkaran penyu hijau, sehingga Anda bisa melihat penyu-penyu naik ke daratan untuk bertelur dan menyaksikan pelepasan tukik-tukik ke laut lepas.

Ujung Genteng juga dikenal di kalangan peselancar karena memiliki gulungan ombak tujuh tingkat yang menantang adrenalin. Selain itu, terdapat air terjun yang sangat indah memukau di tengah alamnya yang hijau asri. Anda juga bisa menemukan sebuah dermaga tua dan sebuah bunker peninggalan Jepang pada masa Perang Dunia ke-II.

Kalau Anda penggemar fotografi, Ujung Genteng juga memiliki beberapa spot menarik yang bisa dijadikan tempat hunting foto landscape. Ini dia spot-spot cantik di Ujung Genteng, seperti pantai, air terjun, dan obyek foto alam lainnya.

1.       Pantai Tenda Biru

Sebuah pantai berpasir putih dengan hamparan batu karang di kawasan hutan lindung yang dijaga oleh TNI AU. Ketika air surut, Anda bisa jalan ke tengah laut sejauh 200 – 300 meter dari tepi pantai. Anda cukup membayar biaya sebesar Rp. 5.000 saja untuk masuk kawasan pantai ini.

2.       Pantai Minajaya

Selain menikmati keindahan panorama pantai, di sini Anda bisa menjumpai Ibu-ibu yang mengumpulkan jukut hejo (rumput laut) dan Bapak-bapak yang sedang berburu udang lobster.

3.       Pantai Pangumbahan

Hamparan pasir putihnya yang luas dan halus menjadikan pemandangan pantai ini kian mempesona. Banyak pengunjung yang bermain selancar, dan Anda bisa mengunjungi tempat penangkaran penyu di pantai ini. Jangan lewatkan untuk menyaksikan momen pelepasan anak-anak penyu atau tukik-tukik ke laut, ketika sedang berada di tempat ini.

4.       Pantai Amanda Ratu

Pantai ini masih berada dalam satu area dengan Vila Amanda Ratu. Lanskap pantai bertebing ini disebut-sebut mirip dengan pantai Tanah Lot di Bali. Deru debur ombaknya kencang dan memecah sepi, betul-betul mampu menghipnotis setiap wisatawan yang mengunjunginya, khususnya tamu-tamu di Vila Amanda Ratu.

5.       Pantai Cipanarikan

Ada muara seperti gurun pasir putih di pantai ini. Sebuah pantai yang sangat alami, terletak di balik hutan lindung bersama kehidupan alam liar dan pasir pantai yang berwarna putih lembut. Pantai ini dikenal sebagai aquarium alami yang kaya akan ikannya yang berwarna-warni, dan terjebak di dalam lubang-lubang batu karang di sekitar pantai.

6.       Pantai Ombak Tujuh

Untuk menuju pantai ini Anda perlu menggunakan ojek menyusuri hutan dan melewati 3 sungai tanpa jembatan. Perjalanan yang lumayan tangguh. Ongkos ojek pun tidak murah, kurang lebih Rp. 150.000, kalau hujan malah bisa sampai Rp. 250.000. Pilihan lainnya adalah naik perahu nelayan, Anda bisa menyewanya dengan tarif yang juga lumayan, Rp. 750.000 pulang pergi dari Pantai Ujung Genteng ke Pantai Ombak Tujuh. Pantai yang memiliki gulungan ombak tujuh tingkat ini popular di kalangan para peselancar.

7.       Pantai Cibuaya

Pantai yang satu ini mudah dijangkau, pantainya tenang dan cocok untuk Anda kalau senang bermain-main di pantai sambil menikmati pesona matahari terbenam. Di sekitar pantai ini juga terdapat sejumlah penginapan yang murah meriah.

8.       Curug Cikaso

Keindahan air terjun atau Curug Cikaso terbilang luar biasa. Meski letaknya jauh dari pantai-pantai sebelumnya, tapi kelelahan Anda akan terbayar sempurna setibanya di tempat ini. Dari tempat parkir kendaraan, Anda bisa naik perahu dengan tarif Rp. 60.000 per perahu dengan kapasitas 10 orang, atau Anda bisa memilih berjalan kaki selama lima menit alias 200 meter saja.

Curug Cikaso yang berketinggian 80 meter ini berlokasi di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat. Air yang terjun mengalir di curug ini terbagi atas tiga aliran, yaitu Curug Aseupan, Curug Meong, dan Curug Aki.

9.       Curug Cigangsa

Curug Cigangsa atau sebutan lainnya Curug Luhur mempunyai tiga tingkatan. Curug ini dulunya menjadi tempat persembunyian para pejuang kemerdekaan dari kompeni yang mengejar. Curug Cigangsa berlokasi di Dusun Batusuhunan, Kecamatan Surade, Sukabumi. Biaya masuk kawasan adalah Rp. 3.000 per orang dan mobil Rp. 12.000.

Anda akan puas berwisata sambil berburu foto-foto alam di Ujung Genteng. Namun, perlu diingat agar tidak menggunakan flash atau cahaya terang saat melihat aktivitas penyu bertelur, karena bisa mengganggu proses bertelurnya.

Lebih seru lagi kalau Anda datang beramai-ramai, malamnya Anda bisa menggelar barbeque di tepi pantai atau di dekat penginapan, dengan memesannya lebih dulu kepada pihak penginapan di waktu pagi atau siang harinya, lalu mereka yang akan menyiapkannya untuk rombongan Anda.

Yuk, cek tiket pesawat ke kota terdekat menuju obyek wisata alam Ujung Genteng ini di https://www.reservasi.com.


Bagikan

Jangan lewatkan

9 Spot Menarik di Ujung Genteng yang Menjadi Tempat Hunting Favorit Para Fotografer
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.